Portal Iklan Gratis

Portal Iklan Gratis
Tempatnya Juragan Kumpul

Senin, 18 November 2013

Mengenal tentang bibit pala



Pala (Myristica Fragan Haitt) merupakan tanaman buah berupa pohon tinggi asli Indonesia, tepatnya di pulau banda. Kemudian dengan perantara para pedagang tanaman pala menyebar ke Pulau Jawa, pada saat perjalanan Marcopollo ke Tiongkok yang melewati pulau Jawa pada tahun 1271 sampai 1295 pembudidayaan tanaman pala terus meluas sampai Sumatera.




Klasifikasi tanaman pala (Myristica fragrans Houtt)
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Magnoliales
Famili : Myristicaceae
Genus : Myristica
Spesies : Myristica fragrans Houtt




Tumbuhan ini berumah dua (dioecious) sehingga dikenal pohon jantan dan pohon betina. Daunnya berbentuk elips langsing. Buahnya berbentuk lonjong seperti lemon, berwarna kuning, berdaging dan beraroma khas karena mengandung minyak atsiri pada daging buahnya. Bila masak, kulit dan daging buah membuka dan biji akan terlihat terbungkus fuli yang berwarna merah. Satu buah menghasilkan satu biji berwarna coklat.
Pala dipanen biji, salut bijinya (arillus), dan daging buahnya.




Pala diperdagangkan dengan beberapa sebutan, fuli adalah bagian selaput atau salut biji yang sudah dikeringkan atau dalam bahasa inggris disebut mace. Sedangkan daging buah pala dinamakan myristicae fructus cortex. Umur produktif tanaman pala pada usia 8 tahun setelah penanaman dan produktifitas maksimal dicapai usia 25 tahun dengan tinggi tanaman hingga 22 meter. Tanaman pala dapat hidup hingga ratusan tahun lamanya.






Biji pala mengandung minyak atsiri 7-14%. Bubuk pala dipakai sebagai penyedap untuk roti atau kue, puding, saus, sayuran, dan minuman penyegar (seperti eggnog). Minyaknya juga dipakai sebagai campuran parfum atau sabun.

Untuk pemesanan, silahkan hub ; 

Ibu siti

0813 9110 6333 

lokasi di Cilacap 






 www.nusapalapa.com





Tidak ada komentar:

Posting Komentar